Thursday, December 03, 2009

Soliter

Saat melihat fesbuk salah satu teman, tiba2 saja aku menyadari bahwa aku ini orang yang soliter, mungkin begitu. Aku merasa bahwa aku lebih nyaman jika sendiri, dalam artian aku tidak terlalu suka berkumpul rame2 bersama banyak teman, in case reuni misalnya. Entahlah...aku merasa sudah cukup jika aku bisa mengetahui keadaan teman2ku lewat fesbuk ato jejaring sosial lainnya, toh bagiku meski tidak berkumpul bersama mereka tidak akan mengurangi esensi dari pertemanan itu sendiri. Aku termasuk tipe orang yang hanya memiliki beberapa teman dekat saja, yang benar2 membuat aku merasa nyaman bersama mereka, meski terkadang kesoliteranku membuat aku terlihat autis di antara teman2 dekatku.

Soliter memang membuatku lebih nyaman dengan duniaku sendiri, tetapi bukan berarti aku ini antisosial. Aku akan merasa nyaman bersama teman2 yang memiliki hobi atau kecenderungan yang sama denganku. Para pecinta alam misalnya, ato juga para rajuters. Waktu naik gunung aku merasa nyaman2 saja berkumpul dengan banyak pecinta alam, ato ngobrol bersama sesama rajuters lewat sms ato media online lain. Soliter juga membuat aku tidak merasa tergantung terhadap orang lain, walaupun ada saat2 kita membutuhkan orang lain, dan hal ini menjadi pengecualian bagi soulmateku-my beloved hubby-klo gada hubby mah rasanya ada yang ga genep...hehe...

Kesoliteranku juga tidak membuat aku acuh akan teman2ku. Setiap aku membuka akun fesbuk, selalu saja aku mengikuti kabar2 dari teman2ku, mengomentari apa saja yang memang menarik dan perlu untuk dikomentari, ato hanya melihat sesuatu yang memang hanya cukup untuk dilihat, begitu saja, simpel dan tidak terlalu remeh temeh. Dimanapun mereka berada aku tetap bisa kipintoc, toh saat ini adalah jaman yang borderless, berapapun jarak yang terbentang tetap bisa dijangkau dengan kecanggihan teknologi.

Meski demikian, memang masih lebih afdol jika bertatap muka langsung dengan sahabat2 dan teman2ku, suatu saat aku juga ingin berkumpul dan bereuni bersama mereka, entah kapan aku sendiri juga masih belum tahu,
we'll see lah ya...

Wednesday, December 02, 2009

Terbaik dalam hidup

Setiap orang pasti menginginkan yang terbaik dalam hidupnya. Segala usaha dan daya upaya pasti dilakukan untuk hasil yang terbaik. Namun, pepatah lama mengatakan bahwa manusia hanya bisa berencana, tetapi hanya Tuhanlah yang menentukan.

Banyak hal yang aku rasakan dalam hidupku diluar dari apa yang aku rencanakan. Waktu masih kuliah dulu, tanpa aku rencanakan tiba2 saja aku mendapatkan tawaran pekerjaan. Gajinya sih memang tidak banyak, tapi bagi anak kuliahan seperti aku hal ini bisa menjadi berkah karena bisa lebih sering menabung, bisa lebih sering membeli buku2 yang aku inginkan tanpa merepotkan orang tua, bisa juga menjadi sedikit kebanggan karena bisa selangkah didepan dari teman2 yang lain yang hanya kenal kampu-kost-mall-kost-dll. Meskipun sedikit semua harus disyukuri karena semua adalah anugrah.

Hal lain yang diluar rencana adalah pernikahanku, semuanya terasa mengalir begitu saja dan mungkin memang sudah disuratkan demikian. Waktu berpacaran yang tergolong lama- 5th- membuat aku dan suami sudah mengenal lebih jauh karakter masing2. Perbedaan itu memang ada, tapi kami lebih sering merasa cocok. Tangis juga ada, tapi kami lebih sering tertawa. Tanpa rencana, tiba2 saja bapak meminta suami-waktu masih jadi pacar- untuk datang bersama ortu kerumah, silaturahmi sekaligus melamar, karena pada waktu itu bapak baru saja mengalami kecelakaan hebat maka sekalian juga menjenguk bapak. Tanpa direncanakan pula, tiba2 saja tercetus keputusan untuk menikah, lalu didiskusikan kedua keluarga, lalu menikahlah kami 1 oktober kemarin. Semua terasa mengalir begitu saja.

Pada akhirnya aku memutuskan untuk berhenti kerja. Sebenarnya memang sulit karena pendapatan hanya ada dari satu pihak saja, terlebih lagi aku tidak terbiasa menganggur bengong seharian tanpa kegiatan yang pasti. Tetapi banyak hikmah yang aku rasakan sementara ini. Aku bisa punya lebih banyak waktu bersama suami, pada akhir minggu kami bisa lebih sering pulang mengunjungi orang tua, lebih sering ikut acara bersama teman2 mencengkramai alam, sungguh sesuatu yang tidak mungkin bisa aku lakukan pada saat masih kerja dulu. Banyaknya waktu juga bisa membuat aku leluasa untuk berkreasi dengan rajutan2ku. Tapi ada satu hal yang tidak bisa aku nikmati lagi, yaitu berburu buku2 yang aku inginkan. Aku harus pintar2 memilah2 karena saat ini hanya suami saja yang bekerja.

Beberapa minggu yang lalu aku mengikuti tes untuk menjadi abdi negara, tapi sayangnya diluar apa yang direncakan Tuhan tidak menyuratkan aku untuk itu. Aku hanya bisa membesarkan hati, mungkin Tuhan menyuratkannya untuk tahun depan, atau memang Dia punya suratan yang lain. Tak tahulah...aku hanya bisa berharap yang terbaik.

Memang segala jenis pilihan dalam hidup ini ada manfaat dan resikonya masing2, tetapi yang terpenting adalah rasa optimis itu harus tetap ada dalam diri kita, sensitif, kreatif dan inovatif. Hmm...mungkin aku sendiri masih jauh dari kriteria itu, tapi tidak ada salahnya kita mencobanya. Semoga rasa syukur ini tidak pernah berkurang, amin.

*pic taken from here

Wednesday, November 04, 2009

Coretan Hidup

Lama sekali ( klo bisa dikatakan begitu) aku tidak menyentuh ( posting, mengutak atik dsb ) blog ini. Ada semacam rasa keengganan ( klo g mo dibilang malas) untuk sekedar menulis sedikit saja rangkaian cerita ya aku alami dalam beberapa bulan ini. Ada beberapa projek yg bahkan belum sempat aku abadikan dalam gambar dan menampakkan diri di blog ini.

Pertama bikin blog ini yang aku harapkan akan ada beberapa coretan sejarah hidup yang aku lalui, namun terkadang ada beberapa dari mereka yang terlewat begitu sajah tanpa sempat eksis di blog ini. Bahkan sejak aku punya akun di fesbuk, yang cuma mampir saja melihat rupa blogku ini tanpa ada sedikit keinginan menggoreskan kenangan disini.

Ada beberapa hal penting dalam hidupku yang belum sempat aku abadikan dalam blog ini. Salah satunya peristiwa terpenting dalam hidup ( khususnya dalam fase menapaki kedewasaan). Pernikahanku yang terlaksana awal bulan kemarin, hari ini genap 35 hari lewat 8 jam 41 menit diriku telah resmi menyandang nama Darmawan ( nama belakang suami) dibelakang nama lahirku. Semoga apa yang telah aku dan suami niatkan selalu mendapat ridho dan bimbingan dari-Nya.

Semoga saja jari jemari ini masih dapat menuliskan kepingan kepingan cerita yang aku dan suami (kami) alami dalam hidup ini. Otak dan hati masih dapat berkompromi agar mampu menyusun harmoni kata, yang mungkin dapat kami jadikan refleksi hidup. Semoga...amien..

Friday, June 26, 2009

Gud Nyus...



I've got a gud nyus yesterday....
My best friend just gave birth for a baby girl, yuhuuu...got a niece. I'am an aunty now...Just wonder how's mine looks like. Hopefully both mommy and child are safe and sound. I'll see you soon girls...

Thursday, June 25, 2009

Hibernasi



Long time no write here...


Bulan ini bulan yang penuh dengan perjuangan buatku. Perjuangan menyelesaikan akta mengajar, termasuk ppl dengan segala tetek bengeknya (baca: mencari tandatangan orang2 yang dianggap penting namanya untuk dicantumkan dalam laporan). Belum lagi sempat terserang demam beberapa hari, parahnya rajutan pesenan mbak efa belum selesai juga. Haduh...ngapunten ingkang sanget ya mbak....ini lagi diberesin...

Jadinya blog ini terbengkalai, termasuk juga proyek2 untuk mengisi Kedaiku, sedihnya klo kreatifitas stuck gara2 rutinitas..Sepertinya manajemen waktuku harus dikaji ulang.

Hems...semangattttt.....for myself...hehehehe...

Monday, June 08, 2009

@$#%^&*&())(_)_)++)*(&^%%^$



Lage pucing ama laporan....
Ngolah data ga da juntrungannya alias kagak nyambongg....pusing dueh..
Duhkah..semangat...semangat...tar lagi kluar ijazah deh....moga2 ja bisa jadi good teacher....amiennn...

Saturday, May 23, 2009

First time being a teacher...

Minggu2 ini kebetulan aku lagi menjalani ppl ngajar di sebuah pondok didaerah jember. Pondok ini memiliki lima lembaga pendidikan, yaitu SD, SMP, Mts, SMK, dan SMA. Berhubung program akta 4 yang aku ambil ini khusus untuk lulusan S1 maka minimal aku diperbolehkan mengajar SMP. Sebernernya waktu pembagian tugas aku kebagian ngajar SMA kelas 1, tapi ternyata pada prakteknya aku kebagian ngajar SMP kelas 2.

Murid2 ku ternyata anak2 yang super.....duper....nakal..and cerewetnya minta ampyunn...kelas 2 SMA aja masih kek anak SD, sayang banget...kasian mereka terlalu banyak ketinggalan ma sekolah2 laen..ya namanya juga sekolah yayasan..di desa lagi.
Tadi pagi aku kebagian lagi ngajar kelas 2 SMP, pertamanya sih mereka rame2 mulu, tapi pas disuruh ngerjakan tugas mereka ngerjain juga, ternyata mereka lumayan cerdas juga. Klo dibandingkan ngajar anak SMA ama anak SMP ini aku lebih puas yang SMP, coz 99% mereka nangkep apa yang aku ajarkan dibanding anak2 SMA yang cuma 60% itu.

Thats not as easy as I've thought before, neither so hard...just right...Moga2 aja pendidikan di negeri ini bisa semakin maju. I hope so..

Tuesday, May 19, 2009

Gift for 3R...

These are B'day gift for my old friends, since their initial name begin with R, so I called this gift for 3R...hehehe....
1. pencil case for Raha
2. topi haji for Rama
3. earflap hat for Reza

Moga2 ja bermanfaat buat mereka bertiga....just wait for them ya guys...tadi siang dah berangkat ke tujuan diantar si TIKI....semoga sampai dengan selamat.

My Nu Gasmate

Akhirna beli portable stove maneh.., setelah butterflyna si aa keinjek hartop, haha...keinjek ama hartop..ya jelas ancurnya lah..hiks. Padahal banyak kenangannya, terakhir dibawa ke Argopuro, udah gitu selalu menemani masa2 susah dikosan dulu...hiks..hiks.

Karena beberapa tahun terakhir ini dah jarang ngalas, dah lama banget ga nyentuh ginian, paling2 klo dikosan pake trangia dowang. Beberapa hari kemaren mampir ke konter eiger eh ga sengaja nemu ni kompor (kirain mulung kale...), tinggal satu2nya lagi, ya weslah dibeli aja, lagian tengah tahun ini ada rencana ngalas lagi setelah sempet vakum beberapa tahun...moga2 aja terlaksana. Dah terlalu lama berkutat dengan kompi, pengen banget ngliat padang rumput lagi, merasakan segarnya embun dipagi hari ditengah hutan yang menghijau, menghirup udara segar bebas polusi, merasakan worth it-nya perjalanan sewaktu dah dipuncak....hemss...jadi pengen cepet2 ngalas...
hike..hike..hike..

Pencil Case White Maroon

This is the latest project I've made. Pencil case as a B'day gift for my high school buddy.
Bahan dari benang katun lokal. Polanya pake feston, liatnya di bukunya mbak Thata, tapi gada polanya jadinya dikira2 aja sambil liat gambar jadinya, so here it is...jadilah pencil case ini belang2 putih marun...
Moga2 aja yang dapet gift suka and bisa bermanfaat...